Home » , » 10 Sifat Pembentuk Pribadi Muslim

10 Sifat Pembentuk Pribadi Muslim

Bismillahirrahmanirrahim…

Pribadi muslim adalah pribadi yang sesuai dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Baginda Rasulullah SAW. Pribadi yang teguh memegang nilai-nilai keislaman. Dan pribadi yang banyak memberikan kontribusi positif bagi orang lain, keluarga, masyarakat dan agamanya.

Dan berikut adalah ringkasan 10 sifat pembentuk pribadi muslim yang dikumpulkan oleh Imam As-Syahid Hasan Al-Banna. Semoga kita bisa memenuhi kesepuluh kriteria tersebut dan menjadi pribadi muslim yang bahagia di dunia dan akhirat. Amiin…


عشر صفات لبناء شخصية المسلم للإمام الشهيد حسن البناء

سليم العقيدة Salimul Aqidah

Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah Swt dan dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya: قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ -الأنعام:١٦٢-

صحيح العبادة Shahihul Ibadah

صلوا كما رأيتموني أصلّي... (الحديث

Dari hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul Saw yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

متين الخلق Matinul Khuluq

Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat. وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ -القلم:٤-

قوي الجسم Qowiyyul Jismi

Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat atau kuat, apalagi perang di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya. الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ –رواه مسلم-

مثقف الفكر Mutsaqqoful Fikri

Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktivitas berpikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ (الزمر : 9)

مجاهد لنفسه Mujahadun Linafsihi

Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan dan kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. لا يؤمن أحدكم حتى يكون هواه تبعا لما جئت به (الحكيم ، وأبو نصر السجزى فى الإبانة)

حريص على وقته Harishun Ala Waqtihi

Allah Swt memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi. Karena itu tepat sebuah semboyan yang menyatakan: “Lebih baik kehilangan jam daripada kehilangan waktu”. Waktu merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi. اغتنم خمسا قبل خمس : شبابك قبل هرمك ، وصحتك قبل سقمك ، وغناك قبل فقرك ، وفراغك قبل شغلك ، وحياتك قبل موتك. (الحاكم ، والبيهقى)

منظم في شؤونه Munazhzhamun fi Syuunihi

Suatu urusan dikerjakan secara profesional, sehingga apapun yang dikerjakannya, profesionalisme selalu mendapat perhatian darinya. Bersungguh-sungguh, bersemangat dan berkorban, adanya kontinyuitas dan berbasih ilmu pengetahuan merupakan diantara yang mendapat perhatian secara serius dalam menunaikan tugas-tugasnya.

قادر على الكسب Qodirun Alal Kasbi

Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian, terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi. Karena itu pribadi muslim harus kaya agar dia bisa menunaikan haji dan umroh, zakat, infaq, shadaqah, dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al-Qur’an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi.

نافع لغيره Nafi’un Lighoirihi

Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaannya karena bermanfaat besar. Maka setiap muslim itu harus selalu berpikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dalam hal-hal tertentu sehingga jangan sampai seorang muslim itu tidak bisa mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. خير الناس أنفعهم للناس (الدارقطنى والخلعى عن جابر)

والله أعلم بالصواب

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. elshindany - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger